Santunan rutin untuk 58 anak yatim piatu (10 di yayasan, 48 di sekitar). Per anak Rp 300.000 berupa tunai dan sembako. Harga sembako naik imbas Dolar.
Di balik setiap program, ada satu kisah yang mewakili semuanya.
"Ayah Aisyah meninggal setahun lalu karena sakit. Ibunya bekerja serabutan sebagai buruh cuci. Di usianya yang ke-19, Aisyah duduk di bangku SMA kelas 11 dan mondok di PPTQ — tetapi hampir putus sekolah karena biaya seragam, buku, dan SPP yang tak selalu bisa dibayar ibunya. Santunan yayasan menjadi harapan terakhir ia tetap bisa melanjutkan sekolah hingga lulus dan mencari kerja untuk membantu ibu."
"Kakak, terima kasih sudah peduli sama aku. Aku mau sekolah biar bisa bantu ibu."
Sejak orang tua mereka tiada, 58 anak ini kehilangan sumber kasih sayang dan nafkah. Ada yang tinggal dengan nenek yang sudah renta, ada pula yang diurus paman yang juga hidup pas-pasan. Sebulan tanpa santunan berarti mereka harus memilih — membeli buku atau makan hari ini.
Rina, 11 tahun, kelas 5 SD. Setiap pagi ia hanya minum air putih lalu pergi ke sekolah. Uang jajan tidak ada. Kadang perutnya keroncongan keras saat pelajaran. Teman-temannya menertawakan. Rina hanya tersenyum, lalu menunduk. Ibunya — janda — utang ke warung untuk beras 2 kg sudah menumpuk. Rina bilang: "Tidak apa-apa Bu. Aku tidak lapar." Tapi ia butuh makan. Ia butuh buku. Ia butuh kita.
Rasulullah ﷺ bersabda: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini" — beliau merapatkan jari telunjuk dan jari tengah. Setiap rupiah yang Anda berikan, pahalanya mengalir terus.
Santunan rutin untuk 58 anak yatim piatu (10 di yayasan, 48 di sekitar). Per anak Rp 300.000 berupa tunai dan sembako. Harga sembako naik imbas Dolar.
Dengan donasi Anda, kami bisa mewujudkan perubahan nyata.
Santunan tunai Rp 200rb/bulan per anak untuk membeli seragam, buku, dan alat tulis. Tidak ada lagi anak yatim yang terpaksa putus sekolah hanya karena tidak punya buku.
Paket sembako (beras 5kg, minyak 2L, gula 1kg, susu, mie) dikirim setiap bulan ke 58 rumah. Perut kenyang, konsentrasi belajar terjaga.
Relawan pembina mengunjungi setiap anak sebulan sekali — mengaji bersama, main, dan mendengar keluh kesah mereka. Mereka butuh lebih dari sekadar uang.
Donatur tetap mendapat foto, video, dan kabar perkembangan anak yang mereka santuni. Bisa saling berkirim doa dan ucapan.
| 10 anak (yayasan) × Rp 300.000 (tunai + sembako) | Rp 3.000.000 |
| 48 anak (luar) × Rp 300.000 (tunai + sembako) | Rp 14.400.000 |
| Biaya operasional (15%) | Rp 3.070.588 |
| Total Kebutuhan | Rp 20.470.588 |
Foto-foto ini diambil langsung di lokasi — bukan dari internet.




Juli 2026
Bulan lalu 58 anak menerima santunan Rp 300.000 masing-masing (tunai + sembako). Bulan ini baru terkumpul 35% dari target.
Mereka yang terlibat langsung merasakan dampaknya.
"Anak-anak yatim di sini sangat bersyukur setiap kali menerima santunan. Bukan soal uangnya, tapi karena mereka tahu masih ada yang peduli."
"Saya sudah tua, tidak bisa bekerja keras. Santunan ini sangat berarti untuk cucu-cucu saya. Semoga donatur dibalas berlipat ganda oleh Allah."
Laporan dampak bulanan dikirim ke setiap donatur via WhatsApp.
Pilih nominal di bawah. Setiap rupiah berarti.
Assalamu'alaikum, saya ingin menyantuni anak yatim di YPSM Jombang. Mohon info c…
Setiap Rp 50.000 bisa memberi makan seorang santri selama 3 hari. Bayangkan — kebaikan kecil Anda, bagi mereka sangat berarti.