Perbaikan atap bocor, meja-kursi rusak, pengecatan, dan kasur asrama. Seluruhnya terdampak kenaikan harga material bangunan.
Di balik setiap program, ada satu kisah yang mewakili semuanya.
"Ahmad adalah santri baru yang datang dari keluarga sangat sederhana. Ayahnya buruh serabutan. Selama 2 bulan pertama, Ahmad tidur di lantai tanpa kasur. Ia tidak pernah mengeluh, tapi guru-gurunya melihat semangatnya mulai menurun karena sering sakit pinggang."
"Saya tidak apa-apa tidur di lantai, Ustadz. Yang penting saya bisa hafal Al-Qur'an."
Musim hujan membuat 2 ruang kelas tidak bisa dipakai. Air merembes dari atap, plafon gypsum jebol, lantai becek. Siswa terpaksa belajar di teras masjid atau di asrama yang sempit.
Puluhan meja-kursi sudah patah, goyang, dan membahayakan. Santri menulis dengan membungkukkan badan di lantai. Belum lagi lemari asrama yang pintunya rusak semua.
Banyak santri baru tidak mendapat kasur karena terbatas. Mereka tidur beralas kardus di lantai semen. Istirahat yang tidak nyaman membuat mereka sulit fokus saat menghafal subuh.
Perbaikan atap bocor, meja-kursi rusak, pengecatan, dan kasur asrama. Seluruhnya terdampak kenaikan harga material bangunan.
Dengan donasi Anda, kami bisa mewujudkan perubahan nyata.
Musim hujan membuat beberapa ruang kelas tidak bisa dipakai karena atap bocor. Plafon gypsum rusak dan rembesan air merusak dinding. Siswa terpaksa belajar di lorong atau asrama.
Puluhan meja dan kursi belajar sudah tidak layak pakai — patah, goyang, dan membahayakan. Semakin banyak santri baru, semakin bertambah kebutuhan fasilitas dasar.
Kasur busa asrama sudah kempis dan tidak nyaman. Banyak santri tidur di lantai beralas kardus. Kenyamanan istirahat sangat mempengaruhi semangat hafalan mereka.
Rincian Perbaikan Sarpras
| Perbaikan atap bocor & ganti plafon gypsum | Rp 15.000.000 |
| Pengadaan meja-kursi baru | Rp 18.000.000 |
| Pengecatan ulang dinding | Rp 12.000.000 |
| Kasur busa bertingkat + lemari | Rp 20.000.000 |
| Total Kebutuhan | Rp 76.470.588 |
Foto-foto ini diambil langsung di lokasi — bukan dari internet.










Juli 2026
Perbaikan darurat atap kelas 1 sudah dilakukan dengan dana swadaya guru. Masih tersisa atap kelas 2, 40 meja-kursi baru, dan 25 kasur.
Mereka yang terlibat langsung merasakan dampaknya.
"Kondisi ini sudah berlangsung lama. Kami para guru sudah berusaha semaksimal mungkin dengan dana yang ada. Bantuan Anda sangat berarti."
"Kasur kempis saya biarkan masih bisa dipakai, tapi meja-kursi patah dan atap bocor harus segera diperbaiki. Demi kenyamanan anak-anak dalam belajar."
Pilih nominal di bawah. Setiap rupiah berarti.
Assalamu'alaikum, saya ingin berdonasi untuk program Sarana & Prasarana di YPSM …
Setiap Rp 50.000 bisa memberi makan seorang santri selama 3 hari. Bayangkan — kebaikan kecil Anda, bagi mereka sangat berarti.